Berita

Berita (63)

Berita (id-ID)

Menindaklanjuti pertemuan sebelumnya, Ketua Pengadilan Agama Karanganyar kelas IB Fakhrurazi, S.Ag, M.HI dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karanganyar Dra. Ani Indri Hastuti, MM, hari Rabu tanggal 28 April 2021 bertempat di ruang pertemuan PA. Karanganyar melakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama (MoU) tentang “Pelayanan Terpadu secara Online”. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tersebut disaksikan langsung Bupati Kabupaten Karang Drs.H.Juliyatmono, MM dan segenap aparatur Pengadilan Agama Karanganyar.

Dalam kesempatan itu Fakhrurazi menyampaikan sangat menyambut baik perjanjian kerjasama ini karena sangat sejalan dengan tujuan reformasi birokrasi yang salah satunya adalah meningkatnya pelayanan publik kepada masyarakat. Apalagi Pengadilan Agama Karanganyar saat ini sedang dalam proses pembangunan Zona Integritas berkomitmen menjadikan Pengadilan Agama Karanganyar bersih dan bebas dari KKN serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat karanganyar. Dengan kerjasama ini tertib administrasi terkait dengan data status kependudukan masyarakat karanganyar semakin valid.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karanganyar Ani Indri Hastuti, dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Kerjasama ini bisa meminimalisir penyalahgunaan status di KTP disamping memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena begitu terbit Akta Cerai dari Pengadilan Agama, masyarakat juga akan menerima Kartu Keluarga dan e KTP dengan status yang sudah berubah.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada kedua lembaga ini, karena kerjasama yang diadakan ini sangat bermanfaat untuk kevaliditan data kependudukan di Karanganyar sekaligus meminimalisir efek negatif dari banyaknya masyarakat yang tidak melakukan perubahan statusnya di KTP dan Kartu keluarga sementara statusnya bukan lagi sebagai suami isteri dan membuka peluang terjadinya penyelewengan. Menutup sambutannya beliau berharap agar sinergitas kedua lembaga pemerintahan ini terus berlanjut dan semakin baik.

Memasuki Bulan April 2021, Umat Muslim di seluruh penjuru bumi, khususnya Umat Islam di Negara Indonesia merasa gembira. Pasalnya, pada pekan ketiganya yaitu pada tanggal 13 April 2021, pada hitungan kalender hijriyah telah memasuki Bulan Ramadhan, bulan dimana ditetapkan di dalamnya untuk menjalankan Ibadah puasa.

Begitupun dengan para pegawai di Pengadilan Agama Karanganyar, salah satu instansi yudikatif di wilayah Kabupaten Karanganyar yang seluruh pegawainya beragama Islam merasa gembira dengan datangnya Bulan Ramadhan tahun 1422 Hijriyah ini. Salah satu kegiatan yang dihelat di Pengadilan Agama Karanganyar setiap datang Bulan Ramadhan adalah adanya siraman rohani setiap ba’da sholat dhuhur di tempat sholat berjama’ah (Musholla) al-Ahsan. Oleh ta’mir musholla al-ahsan, jauh-jauh hari sebelum memasuki bulan Ramadhan telah disusun jadwal pemberi siraman rohani. Pemberi siraman rohani diurutkan dari Ketua Pengadilan Agama Karanganyar, Wakil Ketua, para Hakim dan pegawai yang dianggap mumpuni ilmu agamanya.

Pemberian siraman rohani tersebut bertujuan untuk mengingatkan para jama’ah (para Pegawai) akan keimanan, ketaqwaan mereka. Bahwa siraman rohani itu merupakan dari sisi bathinnya bahwa selayaknya porsi asupan lahir dan asupan bathin itu seimbang dan setimbang

Pelaksanaan siraman rohani tersebut dari Hari Senin sampai dengan hari Kamis berturut-turut minus hari Jum’at. Pada hari Jum’at, acara siraman rohani ditiadakan karena para pegawai menegakkan sholat dhuhurnya diganti dengan sholat jum’at di masjid di luar komplek Pengadian Agama.

Semarak Bulan Ramadhan tahun ini di Pengadilan Agama Karanganyar, selain acara pemberian siraman rohani tiap ba’da sholat dhuhur dari Hari Senin sampai dengan Hari Kamis juga diadakan acara pembacaan Al-Qur’an (tadarus), namun tadarusnya belum diadakan secara bersama-sama, masih berjalan sendiri-sendiri. Dan ini hanya dilakukan secara mandiri alias dibaca sendiri-sendiri. Sekalipun sebenarnya dari pucuk pimpinan PA sudah menginstruksikan kepada semua pegawai dalam satu garis komando bawahnya untuk membaca al-qur’am secara berjama’ah kemudian dilanjut baca al-qur’an.(ma'ul)

Ketua Pengadilan Agama Karanganyar Fakhrurazi, S.Ag, MHI menerima tamu dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karanganyar di ruang Ketua Pengadilan Agama Karanganyar Rabu tanggal 21 April 2021. Kedatangan rombongan dari Dinas Dukcapil Kabupaten Karanganyar tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan sebelumnya antara Pengadilan Agama Karanganyar dan Dinas Dukcapil pada beberapa waktu yang lalu di Kantor Dinas Dukcapil Karanganyar.

Pertemuan tersebut membahas draf MoU antara Pengadilan Agama Karanganyar dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karanganyar tentang Sistem Integrasi Pengadilan Agama dan Data Kependudukan.

Pengadilan Agama Karanganyar dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karanganyar berkolaborasi melakukan inovasi layanan, dimana saat produk Akta Cerai dibuat, langsung dilakukan pembaharuan data kependudukan para pihak berupa KTP elektronik baru dan Kartu Keluarga baru dan saat itu juga diproses oleh Disdukcapil Kabupaten Karanganyar. MoU antara Pengadilan Agama Karanganyar dan Disdukcapil Karanganyar ini pada saatnya nanti diharapkan memberikan kemudahan kepada masyarakat Karanganyar, dan ini sangat membantu para pihak, dengan pelayanan dan perlindungan hukum yang lebih baik, mudah, dan efisien.

Pengadilan Agama Karanganyar hingga saat ini terus berbenah dan berinovasi serta berkolaborasi dengan satuan kerja manapun demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Bertempat di ruang Media Center Pengadilan Agama Karanganyar, berlangsung pembinaan dan rapat evaluasi Pembangunan Zona Integritas yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Karanganyar Fakhrurazi, S.Ag, MHI. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua, Riana Ekawati, SH, MH selaku Ketua Pembangunan Zona Integritas, koordinator 6 area perubahan serta Bapak Panitera dan Sekretaris serta segenap karyawan dan kayawati Pengadilan Agama karanganyar.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Pengadilan Agama Karanganyar menyampaikan agar proses pembangunan Zona Integritas di Pengadilan Agama Karanganyar selalu dipantau dan dipastikan berjalan dengan semestinya. Ada beberapa poin penting yang selalu harus jadi perhatian, diantaranya;

  • memastikan layanan berjalan tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  • pada jam istirahat, tetap ada petugas yang melakukan pelayanan secara bergantian;
  • meningkatkan pelayanan dengan menerapkan 5 S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun);
  • memastikan kebersihan seluruh ruang dan fasilitas pelayanan tetap terjaga;
  • Mewajibkan dan mengingatkan setiap pengguna layanan untuk slalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
  • Fasilitas sarana untuk kaum difabel yang sudah tersedia, diletakkan ditempat yang semestinya;

Dalam pertemuan tersebut juga dibarengi dengan dialok untuk menerima saran dan masukan dari segenap pegawai Pengadilan Agama Karanganyar demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

KBRN, Karanganyar : Pengadilan agama mulai menerapkan aplikasi Sistem Barcode Akta Cerai (Sibaca) di wilayah karanganyar untuk menekan tindakan penyalahgunaan Akta Cerai palsu.

Ketua PA Karanganyar, M Danil mengatakan, penerapan inovasi aplikasi sibaca ini didasari banyaknya pengaduan dari masyarakat terkait pemalsuan Akta Cerai.

"Jadi pengaduan akta cerai paslu itu banyak masuk ke kita, lalu kita buat SIBACA ini, jadi dengan aplikasi Aplikasi sibaca ini menggunan sistem barcode untuk mengetahui keaslian dari Akta Cerai," jelas M Danil kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu, (22/1/2020).

Selain itu, Danil mengatatakan kerugian dari kasus penyalahgunaan akta cerai palsu tidak hanya menimpa perseorangan saja namun juga menimpa sejumlah instansi swasta.

"Banyak juga dari pihak swasta seperti perbankan dan instansi lain, terkadang mempertanyakan keaslian surat cerai jadi harus konfrimasi ke kantor Pengadilan Agama," bebernya.

Dikatakan Danil, Masyarakat nantinya hanya cukup mengunduh aplikasi SIBACA di playstore. Aplikasi berbasis Android itu bisa diunduh pada Google Play Store, lalu melakukan scan pada code barcode yang ada pada akta nikah.

"Jadi masyarakat nanti tinggal pakek HP itu scan barkode pakai aplikasi SIBACA bisa dilihat keterangannya, kalo discan tidak muncul informasi lengkap maka dapat dikatakan akta tersebut palsu," terangnya.

Karena sistem pada aplikasi Sibaca sudah terbentuk, lanjutnya, maka akta cerai yang dikeluarkan PA Karanganyar mulai pertengahan 2019, sudah dilengkapi dengan barcode, Sementara untuk pemilik Akta Cerai yang belum dilengkapi barcode dapat datang ke PA Karanganyar untuk cetak ulang.

"Sebenarnya ini sudah kita buat barcode di akta cerai sejak pertengahan 2019, jadi sekarang itu sudah bisa dipakek di SIBACA, sedangkan untuk akta cerai yang belum ada barcode bisa ke kantor PA untuk cetak ulang," ungkapnya.

Sistem tersebut, jelas Danil, menggunakan database skala nasional, jadi bisa diakses siapapun. Dengan aplikasi ini diharapkan masyarakat bisa mengecek keaslian dari Akta Cerai tanpa harus datang ke Pengadilan agama.

"Kita harapkan masyarakat bisa lebih mudah untuk memastikan akta cerai palsu atau tidak, jadi cuman pakek barcode dan handphone tanpa harus ke kanto pengadilan agama," tandasnya.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2021 ini Pengadilan Agama Karanganyar menerima kembali para mahasiswa dari Universitas Muhamammadiyah Surakarta (UMS) yang melaksanakan program Praktek Pengalaman Lapangan. Setidaknya hingga Maret 2021 sudah dua gelombang mahasiswa UMS yang melaksanakan PPL di Pengadilan Agama Karanganyar. Dalam satu gelombang, para mahasiswa mengikuti PPL selama kurang lebih satu bulan.

Dr. Drs. Mudara, MSI, selaku hakim yang ditunjuk sebagai Pembimbing kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan PPL mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi khususnya fakultas syariah dan hukum, merupakan salah satu program pengabdian lembaga peradilan kepada masyarakat yang sudah menjadi rutinitas di Pengadilan Agama Karanganyar. Tidak hanya para mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi yang ada di sekitar Solo raya, tetapi juga ada dari luar Soloraya, bahkan dari luar provinsi.

Selama mengikuti PPL, para mahasiswa di bekali berbagai ilmu dan dan pengalaman, baik yang bersifat teoritikal maupun praktikal. Pada dua minggu pertama, para mahasiswa diberi materi seputar Lembaga Peradilan khususnya Pengadilan Agama Karanganyar, baik berupa struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi pengadilan agama, kewenangan, administrasi perkara, administrasi kesekretariatan, hingga hukum acara. Selain itu mahaiswa juga secara langsung diberi kesempatan untuk membantu para aparatur pengadilan agama, terutama dalam hal administrasi perkara dan kesekretariatan.

Dalam kegiatan PPL tersebut para mahasiswa melakukan observasi langsung mengikuti persidangan, agar mereka mampu serta memahami hukum acara dalam teori dan praktek.

Diakhir kegiatan dilaksanakan persidangan semu (mod court) sebagai pengenalan dan pengalaman mereka untuk memeriksa, mengadili dan memutus suatu perkara.(Red)

Selasa, 30 Maret 2021

Bertempat di Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, Ketua Pengadilan Agama Karanganyar Fakhrurazi, S.Ag, MHI beserta segenap FORKOPIMDA Karanganyar yakni Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Ka Polres Karanganyar, Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, Ketua Pengadilan Negeri Karanganyar, serta Ketua DPRD Karanganyar mengadakan silaturrahmi dengan tokoh agama dengan Tajuk ”Silaturrahmi FORKOPIMDA dengan Tokoh Agama”.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM menyampaikan bahwa keberagaman di Indonesia ini adalah sebuah anugrah dan rahmat. Keberagaman yang ada telah menjadi simbol persatuan dan dikemas dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, kita harus menjaganya agar tetap utuh dan harmonis.

Belakangan ini Indonesia kerap mengalami krisis toleransi. Perbedaan yang ada justru menimbulkan perpecahan. Padahal, perbedaan itu sendirilah yang seharusnya membuat Indonesia menjadi indah karena lebih “berwarna”. Silaturrahmi dan dialok yang dihadiri oleh berbagai organisasi kemasyarakatan, tokoh pemuda, dan tentunya tokoh dari berbagai agama berjalan dengan santai dan penuh keakraban.

Di ujung dialok ini, Bupati Karanganyar berpesan bahwa diperlukan sifat toleran dan juga tenggang rasa terhadap perbedaan dan kemajemukan di masyarakat, dan sifat toleransi ini haruslah ditanamkan sejak dini supaya bisa menerima perbedaan yang ada.(Red)

Dalam rangka melaksanakan program pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus 19 (Covid 19) - salah satunya dengan penyuntikan vaksin covid 19, pegawai Pengadilan Agama Karanganyar telah mendapatkan vaksinasi tersebut. Bertempat di RSUD Karanganyar, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengadilan Agama Karanganyar yang terdiri dari unsur hakim, kepaniteraan dan struktural, maupun Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) telah mendapatkan vaksin covid 19.

Penyuntikan vaksin dilaksanakan dua kali, yaitu tahap 1 pada tanggal 24 Februari 2021 dan tahap 2 pada tanggal 10 Maret 2021.

Bagi Pengadilan Agama , vaksinasi covid 19 ini suatu hal yang sangat penting dan sangat dinantikan. Karena para pegawai Pengadilan Agama dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sehari-hari, adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Hal tersebut tidak bisa memungkiri adanya kontak dengan masyarakat yang datang ke kantor Pengadilan, yang menjadi potensi penyebaran virus.

Dengan telah divaksinnya para pegawai, Pengadilan Agama Karanganyar semakin optimis untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik (client service) kepada masyarakat dalam masa pandemi covid 19 ini;

Meskipun masih ada beberapa pegawai yang belum mendapatkan vaksi, akan tetapi Pengadilan Agama Karanganyar dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar telah berkoordinasi, sehinga dalam waktu dekat seluruh pegawai Pengadilan Agama Karanganyar akan segera mendapatkan vaksinasi.(Asp)

Halaman 1 dari 6